Senin, 09 Januari 2012

Jawa Timur

Meski musim hujan tidak menghalangi kami untuk jalan ke Jawa Timur.Tiba di Surabaya dengan Batavia langsung makan soto dan meninjau lumpur Lapindo. Masih sempat kami melihat semburannya.Tidak ada kehidupan,bau dan riskan. Kami berkeliling naik ojeg, semata-mata untuk memberi rejeki kepada 3 pengemudi ojek, salah satunya seorang ibu.

Hujan deras mengantar kami ke Probolinggo dan langsung check in di Lava View. Not a recomenden hotel. View is ok, but service were very bad. Bau pesing di kamar mandi karena salurannya mungkin jelek, lampu mati sampai harus menunggu beberapa saat mereka memperbaikinya, bangunan hotel tidak terawat,tidak ada room service......padahal untuk family room harganya 1 jt sekian. That's why only 1 night.

Jam 03.00 gerimis kecil dengan hardtop kami menuju pananjakan, disambung naik kuda dan naik tangga. Lengkap sudah badan ini berolahraga pagi. Sampai di atas, matahari tidak muncul....karena mendung. Jadi kami turun dan menuju savana yang disebut Bukit Teletubies. Hijau.....cantik sekali, Lalu ke lautan pasir, dan terakhir ke kawah yang berbahaya......

Tadinya mau ke Ijen, tapi karena kawahnya sedang naik status menjadi siaga kami banting stir ke Malang.Hotel Tugu was very nice. Welcome drink dan sekeranjang buah datang dengan hangatnya. Bunga segar juga menyambut kami.....breakfast yang sungguh tepat untuk sebuah keluarga. Luar biasa....................pelayanan yang ramah.

Jalan dan bermain di kebun apel,tapi petiknya jeruk.Lalu ke gereja Katedral.....aku membawa sekeranjang bunga untuk kupersembahkan pada Tuhan. Mawar merah jambu.......we love You, O My Lord........dimanapun,kapanpun.................kami berwisata denganMu.

Tgl 20 kami ke Pantai Sendang Biru. Keliling pulau dengan kapal motor yang mengerikan karena setelah tersadar di tengah lautan.....kami gak pakai pelampung. Anak2 tidur di kapal, padahal ombaknya lumayan besar. Lalu bermain di pantai waru-waru, berenang bersama ikan-ikan kecil. Benar2 di habitatnya.............sayang tidak bisa naik ke atas karena licin. Padahal di atas sana ada danau yang katanya indahhhhh banget.

Esoknya kami harus meninggalkan Malang, tapi masih sempat ke candi Jago Tumpang,candi Singosari dan stupa Sumerawan termasuk tempelan lintah di kedua kakiku. Asyik.......disedot vampire.

Hari berikutnya kami melanjutkan ke Surabaya.Check in di Java Paragon yang mewah tapi tidak ada personal touch. Kecuali pelayanan di restauran makan pagi yang ramah....selebihnya kaku,kaku dan kaku.

Kami ke Mojokerto,napak tilas Gajah Mada. Petik buah Maja yang isinya kayak gambas, besarnya seperti timun suri tapi hijau. Makan ikan wader-wader yang dipancing dari kolam segaran jaman Majapahit. Lalu wisata ke canti Tikus,candi-candi apa lagi.....elco demen banget.

Berikutnya ke lintas Madura. Sapi di Sumenep....wih.....coklat bersih dan cuantik....banget. Maklum sapi karapan. Mampir di pantai Limbang....jauhhhh banget.

Besoknya kami mampir di Kya-Kya dan museum Ji Sam Soe. Berenang di hotel untuk memuaskan Elcy.

Dilanjut ke Magelang, kembali ketemu Merapi yang tumben terang benderang.

Di Magelang kami ke museum Sudirman, museum Diponegoro dengan luar biasa pemandangannya. Dan museum OHD yang lukisan2 nya menginspirasi Elcy untuk menjual lukisan di taman rumah kami.

Pulang ke Jakarta..........lanjut ke Garut. Danau Dariza ok punya,yah....bintang 3 lah,standard tapi cukup ok pemandangannya. Lihat Kawah Kamojang yang wow......hebat Tuhan ini.........sayang kawah Papandayan masih ditutup.

Selesai liburan desember dengan kesan mendalam. Terimakasih Tuhan, kami masih bisa pergi bersama-sama.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar